You are here: Home > Penetas Telur > Proses Menetaskan Telur Dengan Mesin Penetas Telur

Proses Menetaskan Telur Dengan Mesin Penetas Telur

Proses Menetaskan Telur Dengan Mesin Penetas Telur

Berikut ini beberapa hal yang harus kita lakukan untuk menetaskan telur menggunakan mesin penetas telur. Hal ini perlu kita pelajari agar keberhasilan menetaskan telur sesuai dengan harapan kita.  Yang harus di lakukan adalah :

  • PEMILIHAN TELUR

Seleksi telur yang akan di tetaskan sangatlah penting karena hal inilah yang menentukan berhasil tidaknya mesin penetas telur ini dalam menetaskan telur. Hal yang perlu diperhatikan ketika menyeleksi telur adalah :

  1. Memiliki berat yang normal di bandingkan dengan jenisnya (untuk ayam kampung beratnya 40-45 g/butir)
  2. cangkang halus, bersih, dan tidak retak
    Telur harus bersih dari kotoran yang melekat atau menempel di kerabang. Sebab, kotoran yang menempel bisa membawa kuman penyakit dan menulari DOQ yang baru menetas.
  3. Bentuk oval atau normal
    Bentuk ideal telur tetas adalah ovel. Telur yang terlalu bulat atau lonjong memiliki daya tetas rendah.
  4. Ukurannya standar, proporsional, dan memiliki bobot yang normal
    Telur yang akan ditetaskan harus memiliki ukuran yang standar dan proporsional, yakni berkisar 10-11 gram perbutirnya. Telur yang terlalu besar atau terlalu kecil biasanya memiliki daya tetas yang rendah.
  5. Ketebalan cangkang ideal
    Cangkang telur puyuh yang akan ditetaskan sebaiknya tidak terlalu tebal atau terlalu tipis. Cangkang yang terlalu tipis menggambarkan bahwa telur kekurangan nutrisi dan tidak normal. Telur seperti ini biasanya akan menghasilkan bibit yang tidak sehat. Sementara itu, cangkang yang terlalu tebal dapat menyulitkan DOQ untuk keluar dari cangkang saat menetas. Selain itu kerabang yang terlalu tipis membuat telur mudah retak dan pecah.
  6. Warna kerabang normal
    Warna kerabang telur normal, yaitu terdabat bintik-bintik hitam kecoklatan, tidak terlalu kuning, tidak terlalu cokelat, atau putih polos.
  7. Telur berumur maksimum empat hari
    idealnya telur yang baru dipanen langsung disortasi dan dimasukkan ke dalam mesin tetas. Namun, kadang-kadang telur harus menunggu beberapa hari sebelum dimasukkan ke dalam mesin tetas. Telur yang akan ditetaskan sebaiknya berumur maksimum empat hari. Sebab, semakin lama telur dibiarkan, persentase keberhasilan telur untuk menetas akan semakin berkurang.

Itulah sedikit proses dalam menetaskan telur dalam tahapan pemilihan telur, ini diharapkan bisa dilakukan agar nantinya ketika telur tersebut akan dimasukkan ke dalam mesin penetas, sudah siap dan akan terjadi penetasan dengan prosentase yang tinggi, untuk tahap mentaskan telurnya bisa anda pelajari juga pada artikel kami selanjutnya di Tips Menetaskan Telur Menggunakan Mesin Penetas Telur yang disitu dijelaskan step by step nya.

Proses Menetaskan Telur Dengan Mesin Penetas Telur

Incoming search terms:

    seleksi telur tetas (61),mesin penetas telur bekasi (21),seleksi telur (19),mesin penetas telur di cirebon (16)

Tags: , , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

One Response to “Proses Menetaskan Telur Dengan Mesin Penetas Telur”

  1. admin says:

    salam kenal

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.